Dalam Surat Gembala Pra-Paskah 2026, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF mengangkat tema “Rawat dan Sayangi Bumi, Rumah Kita Bersama”. Melalui Surat Gembala itu, Bapak Uskup hendak mengajak Gereja Lokal – Keuskupan Agung Samarinda untuk mengarahkan perhatian kepada keutuhan ciptaan (Ekologi). Hal ini juga memberikan arah yang jelas bagi karya-karya pastoral di paroki-paroki maupun komisi-komisi yang ada di lingkup Keuskupan Agung Samarinda.
Berangkat dari perhatian pastoral keuskupan tersebut yang terpatri dalam Surat Gembala Pra-Paskah 2026 dan (bertepatan dengan Tahun Yubelium Santo Fransiskus Assisi), Komisi Kepemudaan KASRI menghadirkan Katekese bagi Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Samarinda dengan mengangkat tema utama yaitu “OMK: Generasi Penjaga Kelestarian Alam Semesta sebagai Rumah Bersama (Dari Seruan Laudato Si Menuju Aksi Nyata)“. Kemudian, tema utama tersebut dijabarkan lagi dalam lima sub-tema. Lima sub-tema katekese itu sendiri disusun berdasarkan kerangka berpikir Ensiklik Laudato Si’ dari Paus Fransiskus. Adapun lima sub-tema itu ialah:
- Bumi Menjerit, Kita Masih Diam? : [Mei]
- Aktifkan Mode On: Stop Eksploitasi Bumi, Saatnya Cintai Bumi Pertiwi : [Juni]
- Culture of Care: Dari Egois Menjadi Harmonis : [Agustus]
- OMK yang Bersinodal: Bergerak Bersama Merawat Rahim Bumi : [Oktober]
- Spiritualitas Ekologis OMK: Kurang Adalah Lebih : [November]
Bagaimana teknis pelaksanaan katekese OMK?
- Waktu pelaksanaan dilakukan lima kali dalam lima bulan yang sudah dipilih (di atas) dalam kurun waktu satu tahun: Mei, Juni, Agustus, Oktober, November
- Bentuk katekese mengikuti model “Percakapan Rohani”
- Katekese akan dilakukan di paroki-paroki dan kelompok kategorial (kampus) masing-masing. Maka sangat diharapakan perhatian dan kerja sama para moderator, animator atau pendamping OMK di masing-masing paroki
