
Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) 2026 digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 11–13 September 2026. Mengusung tema “Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan”, Munas menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus refleksi atas peran ISKA sebagai kekuatan intelektual Katolik di tengah kehidupan masyarakat, bangsa, Gereja, dan negara. Tema tersebut diperdalam melalui subtema “Penguatan Peran ISKA Sebagai Kekuatan Intelektual yang Berakar pada Budaya Lokal, Berlandaskan Nilai Iman Kekatolikan, Berkomitmen Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan.” Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kerawam KASRI turut ambil bagian melalui tiga perwakilan, yakni Dr. Sukapti, S.Sos., MA, Agnes Ajeng Ayanti, SE, ME, dan RP. Andreas Wihargiyanto, SCJ.
Rangkaian Munas diawali dengan Perayaan Ekaristi Pembukaan yang dipimpin oleh Uskup Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Hardjosusanto, MSF, bersama para konselebran. Setelah perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars ISKA, laporan panitia, serta sambutan dari jajaran pimpinan dan tamu undangan. Sejumlah pejabat yang dijadwalkan memberikan sambutan, termasuk Menteri Agama RI, menyampaikan pesannya melalui video singkat karena berhalangan hadir secara langsung. Pembukaan Munas kemudian ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Mgr. Yustinus Hardjosusanto, MSF, didampingi unsur pimpinan ISKA dan pemerintah.
Agenda Munas kemudian dilanjutkan dengan orasi kebangsaan yang mengangkat tema keadilan dan kesejahteraan dari perspektif politik dan demokrasi serta jaminan kesehatan nasional. Para peserta juga mengikuti rangkaian sidang pleno dan rapat komisi yang membahas tata tertib, perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, garis besar program kegiatan ISKA periode 2026–2030, serta pokok pikiran dan rekomendasi kemasyarakatan bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara. Rangkaian persidangan juga menjadi momentum untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan ISKA periode 2022–2026 sekaligus merumuskan arah gerak organisasi untuk periode berikutnya.
Di sela agenda persidangan, peserta Munas melakukan kunjungan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan tersebut mencakup pertemuan dengan pihak Otorita IKN, penanaman pohon secara simbolik, serta penyerahan cenderamata dari ISKA. Peserta juga berkesempatan mengunjungi Basilika Santo Fransiskus di kawasan IKN untuk doa pribadi sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Balikpapan. Rangkaian ini menjadi bagian dari dinamika Munas yang tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk melihat perkembangan kawasan IKN serta merefleksikan peran kaum intelektual Katolik dalam kehidupan kebangsaan.
Salah satu hasil penting Munas ISKA 2026 adalah penetapan kembali Dr. Ir. Luky Agung Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., M.Spec., Ph.D., IPU, secara aklamasi sebagai Ketua Presidium sekaligus Ketua Umum ISKA periode 2026–2030. Penetapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sidang pleno terakhir sebelum seluruh kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Anton Subianto Bunyamin, OSC, Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia, bersama Pastor Moderator dan para konselebran yang hadir. Dengan berakhirnya Munas 2026, ISKA kembali meneguhkan komitmennya untuk memperkuat peran kaum intelektual Katolik yang berakar pada budaya lokal dan nilai iman, serta mengambil bagian dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat, Gereja, bangsa, dan negara.








